Mengungkap Fakta Tentang ISIS Menurut Perspektif Islam

Diposting pada

ISIS, atau Islamic State of Iraq and Syria, seringkali dikaitkan dengan agama Islam. Namun, sebenarnya tidak benar-benar mewakili ajaran Islam yang sejati. Kelompok teroris ini menggunakan nama Islam sebagai alasan untuk melakukan tindakan kekerasan dan teror, yang jelas-jelas bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran agama Islam yang sebenarnya.

Dalam Islam, tindakan terorisme dan kekerasan dilarang secara tegas. Islam mengajarkan perdamaian, kasih sayang, dan keadilan. Menurut ajaran Islam, membunuh satu nyawa manusia sama dengan membunuh seluruh umat manusia. Jadi, tindakan kekerasan dan pengejaran kekuasaan yang dilakukan oleh ISIS dapat dikatakan sebagai tindakan yang sangat jauh dari ajaran Islam.

Tentu saja, ada perbedaan pendapat di dalam dunia Islam mengenai bagaimana Islah (perbaikan) terhadap keadaan yang dilakukan oleh ISIS. Namun, mayoritas ulama dan umat Islam sepakat bahwa tindakan terorisme tidak bisa dibenarkan dalam agama Islam.

Jadi, saat mendengar tentang ISIS atau kelompok teroris lain yang mengatasnamakan Islam, perlu diingat bahwa mereka tidak mewakili Islam sejati. Islam adalah agama yang damai, penuh kasih sayang, dan mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan yang tinggi. Itulah yang sebenarnya islam dan bukan apa yang diperlihatkan oleh kelompok teroris tersebut.

Sobat Rspatriaikkt!

Pengantar

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Sobat Rspatriaikkt!

Dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai pandangan Islam terhadap ISIS. ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) atau juga dikenal sebagai ISIL (Islamic State of Iraq and the Levant) merupakan kelompok teroris yang melakukan kekerasan, teror, dan penindasan di beberapa negara. Melalui artikel ini, kita akan membahas pendapat Islam terhadap ISIS secara terperinci dan lengkap.

Pendapat Islam Terhadap ISIS

Kelebihan

1. Pertahankan Keteguhan Agama

Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa mempertahankan keteguhan agama. ISIS dalam beberapa propaganda mereka mengklaim bahwa mereka berjuang untuk menjaga dan mempertahankan nilai-nilai agama Islam yang murni. Namun, harus dipahami bahwa Islam sejati tidak mengajarkan kekerasan dan melanggar hak asasi manusia dalam bentuk apapun.

2. Berjuang Melawan Penindasan

Menurut keyakinan mereka, ISIS berjuang melawan penindasan yang ada di dunia. Mereka mengaku ingin melindungi umat Muslim yang dianggap teraniaya. Namun, Islam mengajarkan umatnya untuk melawan penindasan dengan cara yang damai dan bijaksana, serta menggunakan dialog dan pendekatan yang baik untuk mencapai perdamaian.

3. Menegakkan Sistem Khilafah

ISIS memiliki tujuan untuk mendirikan sistem Khilafah atau Negara Islam yang didasarkan pada hukum-hukum Islam. Meskipun konsep khilafah ada dalam Islam, namun implementasinya harus dilakukan dengan cara yang sesuai dengan prinsip-prinsip etika Islam. Hal tersebut tidak dapat dicapai dengan kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia.

4. Penghapusan Pengaruh Barat

ISIS berusaha menghapus pengaruh negara-negara barat dan mengembalikan umat Muslim ke akar-akar Islam yang sejati. Namun, dalam melakukannya mereka terlibat dengan kekerasan dan tindakan teror yang tidak dapat dibenarkan oleh agama Islam. Islam mengajarkan umatnya untuk saling berdampingan dengan saling menghormati dan berinteraksi dengan dunia luar dengan cara yang baik.

5. Mewujudkan Persatuan Umat Muslim

Salah satu keyakinan ISIS adalah mengumpulkan dan menyatukan umat Muslim secara global. Namun, pendekatan mereka dalam mencapai tujuan tersebut justru memecah belah umat Muslim dan melahirkan konflik yang lebih besar. Islam mengajarkan persatuan dan kesatuan umat Muslim melalui kerjasama, toleransi, dan saling pengertian antar umat beragama.

Kekurangan

1. Kekerasan dan Terorisme

ISIS dikenal dengan aksi-aksi kekerasan dan terorisme yang telah menelan banyak korban jiwa. Dalam pandangan Islam, kekerasan dan terorisme tidak dapat diterima dalam bentuk apapun. Islam mengajarkan perdamaian, keadilan, dan cinta kasih kepada sesama manusia.

2. Pelanggaran Hak Asasi Manusia

ISIS sering kali melanggar hak asasi manusia melalui tindakan-tindakan brutal mereka. Islam mengajarkan perlindungan hak asasi manusia dan menghormati nilai-nilai kemanusiaan, termasuk kesetaraan, kebebasan, dan martabat manusia.

3. Penafsiran yang Salah atas Ajaran Islam

ISIS terkadang menafsirkan ajaran Islam dengan cara yang keliru dan menyimpang. Mereka menggunakan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad Saw. secara sembarangan untuk membenarkan tindakan kekerasan dan terorisme. Padahal, Islam mengajarkan untuk memahami ajaran agama secara utuh dan melaksanakannya dengan pemahaman yang benar dan proporsional.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apakah semua umat Islam mendukung ISIS?

Tidak, tidak semua umat Islam mendukung ISIS. Mayoritas umat Islam di seluruh dunia menolak kekerasan, terorisme, dan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh ISIS. Islam mengajarkan perdamaian dan toleransi serta menghormati nilai-nilai kemanusiaan.

2. Apakah pendapat ulama mengenai ISIS?

Majoritas ulama menyatakan bahwa tindakan ISIS bertentangan dengan ajaran Islam yang sejati. Mereka mengecam kekerasan dan terorisme yang dilakukan oleh ISIS. Ulama juga mengajak umat muslim untuk memahami Islam dengan bijaksana dan mendukung usaha-usaha perdamaian dan keadilan.

3. Bagaimana cara melawan paham radikal seperti ISIS?

Melawan paham radikal seperti ISIS dapat dilakukan melalui pendekatan yang kuat dalam pendidikan agama yang baik dan benar, pengembangan ekonomi yang adil, memperkuat kerjasama dan dialog antarumat beragama, dan mengedepankan nilai-nilai perdamaian dan toleransi. Penting juga untuk memperkuat keamanan dan kerjasama internasional dalam rangka melawan terorisme.

Kesimpulan

Dalam pandangan Islam, ISIS tidak mencerminkan ajaran Islam yang sejati. Meskipun terdapat beberapa argumen yang terkadang digunakan untuk membenarkan tindakan mereka, kekerasan, terorisme, dan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh ISIS bertentangan dengan prinsip dan nilai-nilai agama Islam yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw. Sebagai umat Muslim, kita memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan perdamaian, keadilan, dan kasih sayang kepada sesama manusia.

Mengabdikan diri pada Islam dan juga sebagai pengajar di salah satu perguruan tinggi swasta di Jawa Barat. Semoga kita semua dalam keadaan sehat!